Entertainment

Kritik Kara Chenoa dalam Single Missus Superficial : Okezone Celebrity

[ad_1]

JAKARTA – Musisi Kara Chenoa debut di industri musik Indonesia lewat single Missus Superficial (Posion). Dalam single ini, pria yang akrab disapa karchen tersebut banyak menyampaikan kritik sosial.

Di bawah naungan Stacks, Urban Division dari Warner Music Indonesia, Kara Chenoa seakan-akan menyindir orang-orang yang terlalu mementingkan materi dan penampilan luar saja. ”Single ini sebenarnya bercerita tentang menjalankan hubungan baru dengan orang yang memiliki standar hidup yang tinggi. Tapi apakah mempunyai standar hidup tinggi berarti orang itu superficial?”ujar Kara.


Kara Chenoa

Lagu berdurasi 3:24 ini bergenre hiphop dengan tempo upbeat. Liriknya yang full berbahasa Inggris ditulis oleh Kara dan diproduseri bersama dengan Monty Hasan. Monty sebelumnya juga menjadi produser di EP pertama Kara Chenoa yang berjudul ‘Sunkissed’ rilis di tahun 2021.

Untuk single terbarunya, Kara tidak membutuhkan waktu yang lama. “Proses nulis lagu dan rekamannya sebenarnya lumayan cepat. Mungkin karena both gua dan producing partner gua, Monty Hasan merasa perasaan dan pesan yang ada di lagu ini bukan perasaan yang asing bagi kami.”katanya.

Official Lyric Video ‘Missus Superficial (Posion)’ yang keluar di hari yang sama mengambil konsep dengan warna dominan black and white. Konsepnya sendiri terinspirasi dari era awal film berwarna dan foto hitam putih. Model video lirik adalah Anya Zen, putri dari model Ratih Sanggarwati.

“Menurut gua puncaknya luxury dan class itu ada di era hitam putih dan awalnya era film berwarna jadi seketika gua membayangkan Audrey Hepburn sebagai ‘‘Missus Superficial (Posion)’’. I am blessed bisa bekerja sama Dani Huda dan Jovian Fraiije juga Anya Zen, one of the most elegant local beauties di videonya.”ujar Kara.

(aln)

[ad_2]

Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published.